(lanjutan dari bag. 1)
Sampsa Vourio, seorang guru di
Torpparinmaki Comprehensive School, Finlandia, menjelaskan bahwa sistem
pendidikan di negaranya dijalankan sangat demokratis. Penekanan belajar
fokus pada proses, bukan pada hasil belajar. Remedial
tidak dianggap sebagai kegagalan, tapi untuk perbaikan; sedangkan
pekerjaan rumah (PR) dan ujian tak harus dikerjakan dengan sempurna –
yang penting murid menunjukkan adanya usaha. Ujian justru dipandang
sebagai penghancur mental siswa. Tidak ada sistem peringkat (ranking) sehingga
siswa...